EDISI 3
Bhiksu Nyanaprathama berikan Dharma Class untuk Program Anak Asuh Metta Jaya
Jumat, 24 Februari 2006 pukul 12.00 WIB di Vihara Metta Jaya. Program Anak Asuh melakukan Dharma Class, yang kesempatan kali ini disampaikan oleh Bhiksu Nyanaprathama.
Dalam khotnah yang disampaikan, Bhiksu Nyanaprathama mengajak anak-anak asuh Metta Jaya untuk menyadari dan mengerti tentang arti hidup serta membangun rasa kepedulian terhadap permasalahan di sekitar kita.
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap 2 minggu sekali yang tujuannya adalah memberi siraman rohani untuk perkembangan anak asuh ke arah yang lebih baik.
Turut hadir dalam acara ini koordinator Program Anak Asuh Metta Jaya ( Ibu Chen Suk Hua ) dan pengurus lainnya.
BAZAAR AMAL PROGRAM ANAK ASUH METTA JAYA BERLANGSUNG SUKSES DAN MERIAH
Ribuan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya memadati Stock Exchange Lantai 1, Gedung Uniland, untuk mengunjungi BAZAAR PROGRAM ANAK ASUH METTA JAYA yang diselenggarakan pada Hari Minggu, tanggal 19 Februari 2006, yang dimulai pukul 09.00 WIB.
Pembukaan bazaar dilakukan secara resmi oleh Pendiri sekaligus Penasehat Program Anak Asuh, Yang Mulia Bhiksu Nyanaprathama, yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 3 kali, kegiatan bazaar amal ini juga dihadiri oleh umat Buddhis dari Negara Taiwan dalam naungan Organisasi Dharma Drum Mountain (Fa Gu Shan).
"Bazaar Amal Anak Asuh merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap sesama." demikian Bhiksu Nyanaprathama menyampaikan sambutannya di hadapan ribuan pengunjung. "Kita hidup di bumi yang sama. Dengan demikian, kita memiliki masalah yang sama, yang harus kita pecahakan bersama-sama. Ini semua akan membangun sebuah peradaban kehidupan yang lebih baik."
Menurut Ketua Panitia Bazaar, Bapak Djohan Kutamso didampingi oleh Koordinator program ini, Ibu Chen Suk Hua, Bazaar Amal Program Anak Asuh Metta Jaya tahun ini diikuti sebanyak 90 stand dari berbagai produk yang dijual, mulai makanan sampai dengan peralatan rumah tangga. Seluruh dana hasil bazaarini akan digunakan untuk mendukung pembangunan Pusat Bimbingan Belajar Bodhicitta dan perbaikan fasilitas prasarana Poliklinik Metta Jaya yang selam ini digunakan untuk masyarakat prasejahtera.
Program Anak Asuh Metta Jaya yang dirintis oleh Bhiksu Nyanaprathama saat inimemiliki anak asuh yang berjumlah sekitar 400 orang anak, dari berbagai etnis dan agama, dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Tahun lalu, Program Anak Asuh Metta Jaya yang merupakan salah satu program dari Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia (PBMI) berhasil memberangkatkan 30 orang anak asuhnya ke Negara Taiwan untuk melanjutkan pendidikan tingkat Perguruan Tinggi untuk konsentrasi studi bidang ekologi lingkungan. Diharapkan sekembali dari Taiwan, para anak asuh tersebut dapat memberikan sumbangsih dalam membenahi persoalan lingkungan hidup di Tanah Air.
Bhiksu Nyanaprathama menambahkan, tahun ini Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia sedang menggalakkan program lingkungan hidup yang dinamakan Gerakan 1.111.111 pohon, 1.111.111 harapan, yang dilaksanakan melalui Konservasi Bodhicitta Mandala Indonesia.
Bazaar Amal tahun ini diisi dengan penampilan kesenian yang meriah dari Anak Asuh Metta Jaya, mulai dari nyanyian, tarian, sampai dengan drama.
Bazaar Amal Program Anak Asuh Metta Jaya resmi ditutup oleh Bhiksu Nyanaprathama tepat pada pukul 16.00 WIB.
Pertemuan antara Orangtua Angkat (Taiwan) dan Orangtua Anak Asuh Program Study Beasiswa di Vihara Metta Karuna
Selasa, 14 Februari 2006 pukul 20.00 WIB di Vihara Metta Karuna dilakukan pertemuan antara orangtua angkat dan para orangtua anak-anak yang mengikuti Program Study Beasiswa di Taiwan.
Dalam acara ini Ibu Ci Cen dan rombingan selaku orangtua angkat menyampaikan perkembangan study dan keberadaaan anak-anak selama di Taiwan.
Para orangtua mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan oleh Ibu Ci Cen dan kawan-kawan selama ini kepada anak-anak mereka.
Pembentukan Komite Orangtua Program Beasiswa Bodhicitta
Para orangtua anak-anak yang mengikuti Program Beasiswa Bodhicitta ke Taiwan, Senin 27 Februari 2006 di Vihara Metta Karuna bersepakat untuk membentuk suatu wadah yang dinamakan Komite Orangtua.
Adapun maksud dibentuknya komite ini adalah sebagai wadah berbagi informasi tentang perkembangan pendidikan anak ataupun juga permasalahanyang dihadapi anak-anak selama menempuh pendidikan di Taiwan.
Pembentukan komite ini difasilitasi oleh Bhiksu Nyanaprathama dan Pengurus PBMI lainnya. Terpilih sebagai Ketua yaitu Bapak Dicky wali dari Fenny Wiratan. Dibantu oleh Pengurus lainnya dan Vihara Metta Karuna sebagai Sekretariat.
Dengan terbentuknya Komite Orangtua ini diharapkan para orangtua dapat lebih mengetahui tentang keberadaan anak-anak mereka yang sedang mengikuti pendidikan di Taiwan.
DOA BERSAMA SAMBUT TAHUN BARU IMLEK 2557 DI VIHARA METTA KARUNA
Sabtu, 28 January 2006 pukul 23.00 WIB sampai 02.00 WIB bertempat di Vihara Metta Karuna diadakan acara doa bersama dalam rangka pergantian tahun dan menyambut datangnya tahun baru Imlek 2557.
Yang Mulia Bhiksu Nyanaprathama dalam khotbahnya menyampaikan agar kita dapat mengevaluasi perjalanan hidup satu tahun yang lalu dan mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menyambut datangnya tahun baru, pada kesempatan yang sama Bhiksu Nyanaprathama sebagai Dewan Pendiri PBMI menyampaikan salah satu Program Kerja PBMI yaitu program 1.111.111 pohon, 1.111.111 harapan yang digerkakkan melalui Konservasi Bodhicitta Mandala Indonesia, serta mengajak umat yang hadir pada malam itu agar bersama-sama bergandengan tangan meningkatkan kesadaran dan keperdulian terhadap lingkungan sekitar demi kepentingan umat manusia yang hidup di dunia.
Pada malam tahun baru otu juga, Yang Mulia Bhiksu Nyanaprathama memimpin beberapa ritual yang diikuti oleh umat buddhis lainnya berupa pembakaran nama yang dilekatkan pada sepotong kayu yang maksud dan tujuannya adalah sebagai sarana untuk doa dan harapan agar tahun yang baru ini semua harapan akan terwujud dan mendapatkan berkah.
Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia Perwakilan Banda Aceh bekejasama dengan The Dharma Drum Social Welfare and Charity Foundation (Fa Gu Shan) bantu Peralatan Rumah Tangga Korban Tsunami
Peralatan rumah tangga mulai dari tempat tidur, lemari es, rice cooker, kipas angin, kompor gas, meja, kursi, rak plastik, lemari pakaian dan mixer pembuat kue di berikan kepada beberapa kepala keluarga yang menjadi korban tsunami di Banda Aceh, 17 februari 2006.
Bantu peralatan rumah tangga ini diberikan langsung oleh Perwakilan The Dharma Drum Social Welfare and Charity Foundation (Fa Gu Shan) yang difasilitasi oleh Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia Perwakilan Banda Aceh.
Mr. Le Tu (perwakilan Fa Gu Shan) didampingi bapak Liong Phin Soen (perwakiln PBMI Banda Aceh) menyampaikan agar kiranya bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan warga yang menerima bantuan tidak terus berlarut-larut didalam kesedihan dan segera bangkit untuk hidup yang lebih baik pada masa yang akan datang.
Penyerahan Tong Sampah dari Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia kepada Perguruan Buddhis Bodhicitta
Bertempat di ruang multimedia Perguruan Buddhis Bodhicitta tanggal 25 Februari 2006 diadakan penyerahan bantuan berupa tong sampah dari Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia kepada Perguruan Buddhis Bodhicitta.
Adapun tong sampah yang diberikan terdiri dari 2 warna. Warna biru untuk sampah organik (yang dapat membusuk), dan warna kuning untuk sampah yang tidak membusuk (daur ulang/recycle).
Pemberian tong sampah inii merukan wujud kepedulian PBMI terhadapa lingkungan sekitar dna megajarka anak-anak didik agar dapat membedakan sampah yang masih dapat didaur ulang dan sampah yang tidak dapat didaur ulang.
Bapak Burhan Kho atas nama PBMI mengharapkan agar tong dapat memanfaatkan tong sampah yang dibeikan sebaik mungkin dan dapat menjaga kebersihan dari sampah-sampah sisa makanan dan wadah dari makanan itu sendiri.
Bapak Halim Sentosa menyampaikan banyak terima kasih kepada PBMI yang mau peduli terhadap permasalahan sampah khususnya di Perguruan Buddhis Bodhicitta. Mengakhiri acara ini didadakan penandatanganan berita acara dari PBMI dan Perguruan Buddhis Bodhicitta.
The Dharma drum Social Welfare and Charity Foundation (fa Gu Shan) terima Plakat ucapan terimakasih dari Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia
Bapak Burhan Kho selaku ketua PBMI menyerahkan plakat kepada koordiator sosial The Dharma Drum Social Welfare and Charity Foundation (Fa Gu Shan) yang diterima langsung oleh Mr.Chen Kwo Kai di Uniland Plaza bersamaan dengan pelaksanaan Bazaar Amal Anak Asuh Metta Jaya tanggal 19 Februari 2006.
Pemberian plakat ini merupakan wujud terima kasih atas kerjasama yang dibina antara pihak Bodhicitta dengan Fa Gu Shan dimulai dari bantuan kemanusiaan Nias, bantuan mobil untuk anak-anak asuh, biaya makan anak-anak asuh, bantuan peralatan rumah tagga di Banda Aceh dan pengiriman guru-guru sukarela Bahasa Mandarin di Perguruan Buddhis Bodhicitta.
Dalam sambutannya Mr. Chen Kwo Kai menyampaikan terimakasih kepada PBMI atas kerjasama yang terjalin selama ini dan semoga dapat ditingkatkan kembali pada masa yang akan datang.
Pengurus Pesamuhan Bodhicitta Mandala Indonesia dan Para Donatur Memberikan Angpao kepada Anak Asuh Metta Jaya
Medan, 12 Februari 2006 bertempat di Vihara Metta Karuna diadakan acara berbagi rasa berupa pemberian angpao kepada anak-anak asuh. Dalam kegiatan ini, yang merupakan kegiatan tahunan Program Anak Asuh Metta Jaya, sebanyak 250 orang anak asuh menerima angpao dari 36 orang pengurus PBMI dan donatur.
Angpao ini diberikan kepada anak-anak asuh mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak sampai yang duduk di perguruan tinggi. Salah satu perwakilan anak asuh, Martina menyampaikan terima kasuh kepada para donatur yang begitu perduli terhadap dunia pendidikan sehingga anak-anak asuh masih dapat diberikan kesempatan untuk mengeyam bangku pendidikan.
Bapak Tansri Chandra selaku Penasehat PBMI dan mewakili para donatur dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada anak-anak asuh agar kiranya dapat belajar dengan sungguh-sungguh sehingga apa yang dicita-citakan dapat berhasil dan bermanfaat bagi keluarga dan bangsa tercinta.
